EuroLink mendukung produsen dan pedagang grosir Indonesia dengan merancang serta mengoordinasikan model operasional dan logistik lintas negara untuk pasar Eropa.
Hal ini memungkinkan akses ke pasar Eropa tanpa harus membangun infrastruktur sendiri di sana. Kami menetapkan pembagian tanggung jawab yang jelas untuk bea cukai, logistik, dan distribusi, lalu menjalankan proses yang praktis, patuh regulasi, berskala dan bisa diandalkan.
Kami menyelaraskan target pasar, profil produk dan pengiriman, serta persyaratan utama dari sisi regulasi dan komersial.
Kami menyiapkan model pengiriman, kepabeanan, dan kemitraan yang dibutuhkan agar eksekusi berjalan sesuai regulasi dan hemat biaya.
Kami membantu implementasi awal dan menyiapkan sistem agar siap menangani volume yang lebih tinggi serta ekspansi ke pasar Eropa lainnya.
Kami menyatukan logistik, bea cukai, dan distribusi dalam satu sistem lintas negara agar akses ke pasar Eropa lebih efisien, dengan kompleksitas dan kebutuhan investasi seminimal mungkin.
Kami menetapkan target pasar, model distribusi, proyeksi volume, serta tingkat layanan yang dibutuhkan. Karakteristik produk dan pengiriman—seperti dimensi, berat, nilai, dan kebutuhan penanganan khusus—kami kumpulkan dan dokumentasikan secara terstruktur.
Kami menetapkan peran dan tanggung jawab secara jelas, mulai dari Incoterms, kewajiban importer of record, kepemilikan proses bea cukai dan dokumentasi, akuntabilitas bea dan pajak, hingga jalur eskalasi. Tujuannya adalah struktur tanggung jawab yang jelas, kuat, dan dapat diandalkan.
Proses ekspor dan impor kami susun secara rinci, mencakup dokumen yang diperlukan, elemen data, titik serah-terima, serta peran masing-masing mitra. Struktur ini memastikan proses clearance yang konsisten, mudah diaudit, dan penagihan yang dapat diandalkan.
Sistem logistik kami rancang sesuai pasar dan saluran distribusi, dengan mempertimbangkan kebutuhan layanan, struktur biaya, kinerja penyedia, serta kemudahan eksekusi operasional, baik untuk pengiriman paket, kargo udara, maupun kargo laut.
Kami menilai model pengiriman langsung dan model berbasis fulfilment berdasarkan lead time, strategi inventori, penanganan retur, skalabilitas, serta dampaknya terhadap tata kelola dan struktur penagihan.
Jika diperlukan, kami merancang solusi fulfilment bersama mitra yang memenuhi kualifikasi, mulai dari pergudangan, penanganan inbound, picking & packing, eksekusi outbound, hingga pengelolaan retur. Pembagian tanggung jawab dan tingkat layanan ditetapkan secara jelas.
Kami mendukung implementasi melalui proses dokumentasi, integrasi antar sistem, onboarding penyedia layanan, uji coba pengiriman, serta operasional pilot. Indikator kinerja dipantau hingga operasional berjalan stabil.
Kami memantau operasional yang berjalan berdasarkan KPI biaya dan layanan. Jika ada kendala, seperti masalah lead time, dokumen kurang lengkap, atau terjadi selisih penagihan, kami menanganinya secara terstruktur agar operasional tetap stabil dalam jangka panjang.